AREANEWS.ID, SUMENEP – “Setiap proses butuh waktu, dan setiap waktu yang kamu jalani dengan sungguh-sungguh tidak akan pernah sia-sia.” Kata-kata ini tepat untuk mengilustrasikan perjalanan Sarwatul Imamiah. Siswa Kelas II SDN Batang-batang Daya I, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Jawa Timur mampu menunjukkan prestasinya setelah bersaing dengan 814 peserta.
Ketekunan belajar anak yang baru berusia 8 tahun akhirnya ikut mengharumkan nama Sumenep di tingkat provinsi. Bagaimana tidak, putri kedua dari pasangan Syaiful Hamdani dan Itatul Imamah sukses meraih medali emas pada Kompetisi Matematika Sains dan Inggris (KMSI) 2025 yang digelar di Universitas Muhammadiyah Malang, pada Minggu 09 November 2025 kemarin.
Melihat ketekunannya, perempuan yang karib disapa Sarwa layak berkalung media emas. Pasalnya, dalam seminggu, selama 5 hari rutin mengikuti les matematika. Di samping tentu belajar di sekolah SDN Batang-batang Daya I.
“Sejak kelas I pembinaan seminggu tiga kali. Berbagai macam lomba diikutkan untuk Sarwa. Puncaknya ketika kelas II, yaitu di KMSI kemarin sampai juara di tingkat Provinsi,” kata Pembina Olimpiade Matematika SDN Batang-batang Daya I, Joko Kurniawan pada Selasa, 11 November 2025.
Menurutnya, Sarwi asal Desa Banuaju Timur, Kecamatan Batang-batang itu memiki keinginan yang kuat untuk meraih prestasi di tingkat provinsi. Keinginan tersebut sejajar dengan keteguhannya dalam belajar matematika. Dia giat belajar baik di sekolah maupun di luar sekolah, seperti mengikuti les matematika atau belajar di rumah.
“Kami berikan waktu yang lebih untuk sarwa. Selain di sekolah kami pelajari di rumah secara daring. Ditambah support dari orang tuanya bagus,” ujarnya dengan nada senang.
Lebih lanjut Joko menjelaskan, sebenarnya yang ikut kompetisi KMSI dari Sumenep sekitar 50 siswa. Hanya saja Sarwa satu-satunya siswa yang meraih medali emas, khusus level I (untuk kelas I dan II sekolah dasar, Red).
” Sarwa ini kan les dibembel (Bimbingan belajar, Red) saya. Jadi anaknya memang rajin. Jadi anaknya layak juara,” tukasnya.
Sementara itu, orang tua Sarwa, Syaiful Hamdani menambahkan, anak yang lahir pada 02 Januari 2017 itu memiliki keinginan yang tinggi. Dia bercerita, anaknya memiliki motivasi yang tinggi untuk meraih prestasi. Tiap kali ada kompetisi saint, selalu ingin ikut dengan target meraih juara. Cita-cita itu dibuktinya dengan rajin mengikuti les matematika dan Bahasa inggris.
“Awalnya semingga 3 kali les matematika. Tapi setelah mau ikut lomba di tingkat provinsi, waktu lesnya ditambah 5 kali seminggu. Kami tentu senang dan berterima kasih kepada guru-gurunya Sarwa. Semoga kedepan mampu meraih prestasi yang lebih baik” harap pria yang karib disapa Dodon.
Penulis: Hokiyanto
Editor: R. Hidayat






