Belasan SDN di Sumenep Digabung Akibat Minim Siswa, Ini Daftarnya

Ilustrasi.

AREANEWS.ID, SUMENEP – Jumlah sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Sumenep, Jawa Timur berkurang. Pasalnya, 17 Sekolah Dasar Negeri (SDN) digabung dengan sekolah lain yang lebih dekat.

Belasan sekolah tersebut dipaksa ditutup lantaran jumlah siswa yang sangat sedikit, bahkan sebagian tidak sampai 10 orang.

Bacaan Lainnya

“Ya, sampai dengan 2023 (SK 2024.red), SDN kita berkurang 17 sekolah,” kata Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Ardiansyah Ali Sobich pada Selasa, 20 Januari 2024.

Menurutnya, dari sebelumnya jumlah sekolah dasar di bawah naungan Dinas Pendidikan sebanyak 661 sekolah, kini berjumlah 634 sekolah.

Ardi menjelaskan, penggabungan tersebut sudah sesuai dengan kondisi masing-masing sekolah dan juga sudah melalui analisa berulang dan dirapatkan di tingkat pimpinan.

“Penggabungan tersebut demi efektivitas dan efisiensi, namun tetap mempertimbangkan layanan pendidikan di masing-masing desa,” ungkapnya.

Menurutnya, meski ada penggabungan, layanan pendidikan dasar di daerah sekolah tersebut dipastikan tidak terganggu. Sebab, siswanya langsung dipindahkan ke sekolah dasar terdekat.

“Positif ya dari gruping ini, sekolah tujuan penggabungan mengalami penambahan siswa dari sekolah yang digabung. Siswa-siswa tersebut statusnya langsung mutasi,” katanya, menguraikan.

Berikut sekolah-sekolah yang digabung:

1. SDN Batu Putih Daya II digabung dengan SDN Batu Putih Daya I
2. SDN Batu Putih Laok III digabung dengan SDN Batu Putih Laok II
3. SDN Daramista III digabung dengan SDN Daramista II
4. SDN Ellak Laok V digabung dengan SDN Ellak Laok I
5. SDN Taman Sare III digabung dengan SDN Taman Sare I
6. SDN Panaongan II digabung dengan SDN Panaongan I
7. SDN Prenduan II digabung dengan SDN Prenduan I
8. SDN Banasare II digabung dengan Banasare I
9. SDN Bunbarat I digabung dengan SDN Bunbarat II
10.SDN Duko I digabung dengan SDN Duko II
11. SDN Kalebengan II digabung dengan SDN Kalebengan I
12. SDN Palasa II digabung dengan SDN Palasa I
13. SDN Jungkat I digabung dengan SDN Jungkat II
14. SDN Alas Malang I digabung dengan SDN Alas Malang II
15. SDN Gendang Barat II digabung dengan SDN Gendang Barat III
16. SDN Jukong-jukong I digabung dengan SDN Jukong-jukong II
17. SDN Karamian I digabung dengan SDN Karamian II.

Penulis: R. Hidayat
Editor: Qatrunnada

Pos terkait