Buka Poli Kulit dan Kelamin, Direktur RSUD dr.RSUD dr. Moh. Anwar: Sebagai Wujud Kepedulian

Gedung RSUD dr. Moh. Anwar. Foto: Qatrunnada/AreaNews.id

AREANEWS.ID, SUMENEP – Warga Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang memiliki persoalan kulit dan kelamin tidak perlu jauh-jauh berobat. Pasalnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar membuka poli baru, yaitu Poli Kulit dan Kelamin.

Poli itu bertujuan untuk menjawab dan meringankan persoalan masyarakat yang menderita penyakit kulit atau kelamin. Sebab, selama ini penderita penyakit tersebut harus berobat ke luar kota.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama RSUD dr.  H. Moh. Anwar Sumenep, Erliyati mengatakan, upaya itu untuk menjawab persoalan masyarakat. Pasalnya, selama ini masyarakat yang menderita penyakit seperti, impotensi belum bisa ditangani di kabupaten dengan lambang Kuda Terbang.

“Jadi (Poli Kulit dan Kelamin, Red) ini sebagai wujud kepedulian dan kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat di Sumenep,” katanya pada Jumat, 24 Mei 2024.

Lebih lanjut wanita yang karib disapa dr. Erli menjelaskan, Poli Kulit dan Kelamin di rumah sakit plat merah menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas.

Sumber daya manusia (SDM) juga sudah disediakan. Di antaranya, dr Susanti Rusmala Dewi dan dr. Novia Indriyani Adisty. Keduanya dokter spesialis yang siap memberikan layanan terbaik kepada pasien.

Dia juga menjelaskan, penyakit yang sering terjadi berupa keputihan. Hal itu merupakan masalah yang tidak bisa dianggap sepele bagi wanita. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari perubahan hormonal hingga infeksi bakteri.

“Maka penting bagi wanita yang mengalami keluhan ini untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis,” ujarnya.

Selain itu dia juga mengimbau, bahwa sangat penting menjaga kebersihan dan pola hidup yang sehat sebagai langkah preventif terhadap masalah kulit dan kelamin. Seperti pakaian dalam yang bersih dan pola makan yang tidak sehat dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan ini.

Lebih lanjut dia berharap, dengan adanya Poli Kulit dan Kelamin ini, masyarakat Sumenep tidak perlu lagi merasa kesulitan dalam mendapatkan perawatan kesehatan yang mereka butuhkan.

Penulis: Hokiyanto
Editor: R. Hidayat

Pos terkait