AREANEWS.ID, SUMENEP – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Jawa Timur memiliki tekat untuk terus meningkatkan pelayanan publik.
Terbaru, rumah sakit plat merah ini menghadirkan layanan pengantaran obat langsung ke rumah pasien. Sehingga pasien yang menjalani rakat inap bisa langsung pulang ketika direkomendasikan pulang, tanpa harus menunggu obat yang diresepkan dokter.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati mengatakan, hal itu bertujuan untuk mempermudah pasien agar tidak perlu menunggu lama di rumah sakit hanya untuk mengambil obat. Pasien ketika sudah diperbolehkan pulang, keburu ingin sampai ke rumah.
“Pasien yang telah dinyatakan sembuh bisa langsung pulang. Tidak harus menunggu obat. Karena mereka sudah keburu ingin tiba di rumah setelah sekian hari menjalani perawatan di ruma sakit,” katanya pada Rabu, 15 April 2026.
Wanita yang karib disapa dr. Erli lebih lanjut menjelaskan, obat yang seharusnya diambil pasien akan dikirimkan langsung ke alamat pasien dengan menggunakan jasa pengiriman paket yang bekerja sama dengan pihak rumah sakit.
Dengan mekanisme tersebut, pasien cukup memastikan alamat yang diberikan benar. Selanjutnya, obat akan diproses oleh petugas farmasi dan diserahkan kepada jasa pengiriman untuk diantarkan ke rumah pasien.
“Kami bekerja sama dengan pihak ketiga yakni jasa paket untuk mengantarkan obat pasien sampai ke alamat yang dituju. Jadi pasien tidak perlu antri obat lagi ketika selesai menjalani rapat inap,” terangnya.
Erliyati menambahkan, layanan antar obat ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan nyaman bagi masyarakat, sekaligus menjadi bentuk komitmen peningkatan kualitas layanan kesehatan.
“Inovasi ini merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung bupati dan wakil bupati Sumenep sekaligus menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal dan sepenuh hati,” tegasnya.
Dengan adanya layanan tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat pelayanan yang lebih praktis tanpa harus menunggu lama di rumah sakit. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mengurangi antrean di instalasi farmasi sehingga pelayanan kepada pasien lainnya dapat berjalan lebih cepat dan efisien.
“Ini tidak lain sebagai bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan maksimal kepada pasien dan keluarga pasien,” imbuhnya.
Penulis: R. Hidayat
Editor: Qatrunnada






