AREANEWS.ID, SUMENEP – Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Jawa Timur patut diapresiasi. Pasalnya, koperasi yang anggotanya adalah pengawai rumah sakit plat merah berhasil meraih Predikat Koperasi Sehat pada peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 beberapa waktu lalu.
Penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kinerja koperasi dalam menerapkan prinsip tata kelola yang profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan anggota.
Berdasarkan hasil evaluasi tim penilai, KPRI RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep memperoleh nilai 88,3. Penilaian tersebut mencakup aspek kelembagaan, administrasi, manajemen, pengelolaan keuangan, hingga manfaat ekonomi yang dirasakan para anggota.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., mengatakan, capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen rumah sakit dalam membangun budaya kerja yang mengedepankan profesionalisme, akuntabilitas, dan pelayanan, tidak hanya pada layanan kesehatan tetapi juga dalam pengelolaan organisasi pendukung, termasuk koperasi pegawai.
“Predikat Koperasi Sehat merupakan hasil kerja bersama seluruh pengurus dan anggotahasil kerja bersama seluruh pengurus dan anggota. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, memperkuat pelayanan, serta menghadirkan manfaat yang semakin besar bagi seluruh anggota,” ujarnya.
Menurut Erliyati, keberadaan koperasi memiliki peran strategis dalam mendukung kesejahteraan sumber daya manusia di lingkungan rumah sakit. Karena itu, pengembangan koperasi akan terus diarahkan agar semakin adaptif, sehat secara kelembagaan, dan mampu menjawab kebutuhan anggota di tengah dinamika pelayanan kesehatan.
Ia menambahkan, penguatan tata kelola koperasi sejalan dengan upaya RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep membangun institusi yang berintegritas melalui penerapan prinsip transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas di setiap lini organisasi.
Berbagai capaian yang diraih rumah sakit dalam beberapa tahun terakhir, baik pada aspek mutu pelayanan, keselamatan pasien, maupun tata kelola kelembagaan, menjadi bagian dari transformasi yang terus dilakukan untuk menghadirkan layanan publik yang semakin berkualitas.
“Kami berharap penghargaan ini tidak hanya menjadi prestasi yang membanggakan, tetapi juga menjadi pemacu semangat bagi seluruh pengurus dan anggota koperasi untuk terus berinovasi,” tukasnya.
Penulis:R. Hidayat
Editor: Qatrunnada






