AREANEWS.ID, SUMENEP – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Ir. Arif Firmanto, hadir dalam acara keinsinyuran beberapa hari lalu.
Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggelar kegiatan Dialog Keinsinyuran dan buka puasa bersama sebagai forum diskusi strategis untuk memperkuat peran profesi insinyur dalam mendukung pembangunan nasional.
Pria yang memperoleh gelar insinyur pada tahun 2024 lalu di Universitas Katolik madya Mandala Surabaya itu mengatakan, dialog keinsinyuran semacam ini menjadi ruang penting untuk memperkuat sinergi antara akademisi, praktisi, dan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kehadiran para insinyur dari berbagai bidang memberikan perspektif yang luas dalam melihat tantangan pembangunan. Kolaborasi ini sangat penting agar kebijakan pembangunan di daerah dapat lebih inovatif dan berkelanjutan,” katanya.
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari civitas akademika PSPPI ITS, anggota Persatuan Insinyur Indonesia, alumni ITS, praktisi keinsinyuran, serta perwakilan dunia usaha dan pemangku kepentingan lainnya.
Dialog keinsinyuran tersebut digelar sebagai upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dunia usaha, dan pemerintah dalam mengembangkan profesi keinsinyuran yang profesional dan berdaya saing global.
Lebih lanjut, arif mengaku bahwa selain menjadi ruang diskusi strategis, momentum dialog keinsinyuran juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antara civitas akademika, alumni, organisasi profesi, dan para praktisi, terlebih diselenggarakan dalam suasana bulan suci Ramadan yang penuh kebersamaan.
“Melalui forum ini, diharapkan kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pemerintah dapat semakin kuat sehingga profesi insinyur mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia yang berkelanjutan,” tukasnya.
Penulis: Qatrunnada
Editor: R. Hidayat






