AREANEWS.ID, SUMENEP – Pihak managamen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moh. Anwar Anwar Kabupaten Sumenep, Jawa Timur tidak mudah puas terhadap capaian yang diraih. Meskipun capaian ini mendapat pengakuan publik berupa penghargaan yang diberikan instansi.
Selama 2025 ini, terdapat beberapa capaian yang berhasil di raih. Di antaranya berhasil menjalankan operasi tumor tiroid jinak tanpa menggunakan pisau bedah. Operasi itu menggunakan metode radio frequency ablation (RFA) yang hanya membutuhkan tusukan seukuran jarum suntik. Prosedurnya cepat, minim risiko, tanpa rawat inap, dan langsung bisa pulang.
Selain itu, rumah sakit plat merah ini sukses membuka layanan Spesialis Urologi. Layanan ini telah mendapatkan izin operasional dari Kementerian Kesehatan RI.
Dari keberhasilan tersebut, tidak heran jika menjadi rumah sakit rujukan. Bahkan terdapat sejumlah pasien yang berasal dari luar daerah yang memilih berobat di RSUD dr. H. Moh. Anwar. Sebab, memiliki peralatan medis yang lebih lengkap dengan layanan spesialis sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati,mengatakan bahwa pihaknya memiliki komitmen dalam mengembangkan rumah sakit plat merah. Hal ini untuk mempermudah layanan kesehatan kepada masyarakat. Pasalnya, masyarakat yang menderita prostat selama ini untuk mendapatkan layanan medis harus ke Surabaya.
“Kami akan terus memperluas cakupan layanan spesialis, agar RSUD dr. H. Moh. Anwar benar-benar menjadi rujukan utama di wilayah Madura,” katanya pada Sabtu 21 Februari 2026.
Tidak hanya itu, rumah sakit terbesar di kabupaten dengan lambang kuda terbang telah menerapkan digitalisasi antrean, pra-booking poliklinik, dan pembayaran non tunai. Sistem ini untuk memangkas birokrasi, mempersingkat waktu tunggu, dan membuat pasien cukup fokus pada penyembuhan.
Rumah sakit juga memperkuat lini dokter spesialis untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat tanpa harus bergantung pada rujukan luar daerah. Termasuk menghadirkan layanan La Sehat yang merupakan layanan antar pasien gratis untuk warga yang kesulitan transportasi saat pulang.
Program ini menjadi bukti keberpihakan rumah sakit terhadap kelompok rentan dan masyarakat kecil. Terbukti, Beberapa inovasi telah menunjukkan bukti nyata dengan naiknya RSUD dr. H. Moh. Anwar dari tipe C ke tipe B.
“Kami komitmen untuk terus berupaya memberikan layanan kesehatan terbaik kepada masyarakat Sumenep. Baik yang ada di daratan maupun warga kepualauan Sumenep,” tukas dr. Erli.
Diketahui, terbaru, rumah sakit yang berada di jalan dr. Cipto ini mendapat penghargaan dari Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumenep dalam kategori inovasi dan digitalisasi. Pasalnya, rumah sakit milik pemerintah daerah ini berhasil meningkatkan inovasi dan digitalisasi pada 2025 lalu.
Penulis: R. Hidayat
Editor: Hokiyanto






