Komisi III DPRD Sumenep Soroti Belanja LED Sebesar Rp 600 Juta Tak Kunjung Dirasakan Manfaatnya

AREANEWS.ID, SUMENEP – Anggota Komisi III DPRD Sumenep, Jawa Timur menyoroti kinerja Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub). Pasalnya, penggunaan APBD 2026 Rp 602 juta untuk belanja 121 lampu jalan Light Emitting Diode (LED) hingga kini belum tuntas.

Lampu LED yang telah dibeli beberapa watu lalu yang akan dipasang dari jalan raya di Desa Pamolokan, Kecamatan Kota hingga wilayah Pantura Kota Keris hingga kini belum dipasang.

Bacaan Lainnya

Anggota Komisi III DPRD Sumenep Akhmadi Yasid mengatakan, lampu LED yang belum terpasang itu menunjukkan kualitas perencanaan anggaran Disperkimhub masih rendah.

“Perencanaan seperti ini membuat anggaran tidak segera menghasilkan manfaat bagi masyarakat. Aset yang sudah dibeli akhirnya hanya tersimpan, padahal uang daerah sudah keluar,” katanya pada Rabu 30 Juli 2026.

Pihaknya meminta penjelasan Disperkimhub setempat terkait pengadaan lampu LED tersebut. Dia berjanji akan mencari tahu penyebab lampu tersebut bisa dipasang.

“Kami akan cari tahu siapa yang menyusun perencanaannya, mengapa pengadaan lampu tidak diselaraskan dengan pengadaan tiang? Jangan sampai ada kesan mengejar penyerapan anggaran, sementara manfaatnya justru tertunda,” tegasnya.

Anggota Banggar DPRD Sumenep itu berharap seluruh OPD di Kota Keris menyusun perencanaan anggaran secara utuh. “Jangan sampai APBD hanya sibuk dibelanjakan, tetapi lambat menghadirkan pelayanan bagi masyarakat,” tukasnya.

Sementara itu, Kabid Prasarana dan Keselamatan Transportasi Disperkimhub Sumenep, Imam Afif Rusidy membenarkan bahwa anggaran belanja lampu jalan LED telah terealisasi beberapa waktu lalu.

“Saat ini lampunya masih disimpan di gudang Disperkimhub. Lampu itu berdaya 90 watt dan mampu menerangi hingga 20 meter dari tiang,” katanya.

Lampu tersebut sengaja belum dipasang karena tiangnya belum tersedia. “Anggaran tiangnya itu masih akan diajukan di PAK 2026. Setelah dibelanjakan, baru nanti lampunya bisa dipasang,” ujarnya.

Penulis: R. Hidayat

Editor: Qatrunnada

Pos terkait