AREANEWS.ID, SUMENEP – Festival Sastra Internasional Gunung Bintan (FSIGB) adalah acara sastra tahunan yang diselenggarakan di Provinsi Kepulauan Riau. Festival ini digagas oleh Rida K Liamsi dan para tokoh Kepri sejak tahun 2019.
Setiap tahunnya, festival ini mengundang penyair dari berbagai negara, seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, dan lainnya untuk memperkuat jalinan silaturahmi kreatif antar-budaya. Acara yang berisi seminar, parade puisi, peluncuran buku bersama, ziarah budaya, dan lain sebagainya.
Tahun 2024, ada seorang penyair Indonesia asal Sumenep, Sofyan RH. Zaid yang diundang sebagai salah seorang pembicara pada sesi seminar Penyair, Karya, dan Proses Kreatif. Diundangnya Sofyan pada festival tersebut sebab buku puisi terbarunya yang berjudul Khalwat: Sepilihan Sajak, masuk sebagai Lima Buku Puisi Pilihan FSIGB 2024.
“Iya, benar. Tahun ini kebetulan saya diundang hadir sebagai salah seorang narasumber,” kata alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-guluk saat dihubungi AreaNews.id pada Senin, 23 September 2024.
Festival tersebut akan berlangsung mulai 25 sampai dengan 28 September 2024 yang berpusat di kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau yang secara geografis berbatasan dengan Singapura.
Pada festival tersebut, Sofyan menambahkan, akan membawakan makalah berjudul “Tak Ada Puisi yang Jadi, Tak Ada Puncak Bagi Kepenyairan”.
Makalah yang berisi soal bagaimana perjalanan proses kreatifnya sejak masih di Sumenep sampai di Jakarta, serta hal lain seputar buku Khalwat dan penciptaan puisi.
Festival Sastra Internasional Gunung Bintan 2024 ini diharapkan dapat menjadi ruang dialog lintas budaya yang memperkaya wawasan dan mempererat hubungan antarbangsa melalui sastra.
Penulis: Hokiyanto
Editor: R. Hidayat


