Halaqah Pers PWI Sumenep Dapat Support Pemkab

AREANEWS.ID, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendukung Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk menggelar Halaqah Pers dan Lingkungan bertajuk “Tambang: Antara Pembangunan dan Ancaman Lingkungan ” di Aula Pesantren UNIBA Madura yang akan digelar pada Senin 9 Februari 2026 nanti.

Dukungan tersebut sebagai bentuk komitmen Pemkab setempat untuk merawat lingkungan dan alam untuk keberlangsungan hidup yang sehat, aman dan tenang.

Bacaan Lainnya

Dukungan itu disampaikan ketika Pengurus PWI Sumenep bertamu ke Rumah Dinas Bupati Sumenep di Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep, pada Senin 26 Januari 2026.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa beberapa daerah di Indonesia dilanda bencana yang diakibatkan oleh cuaca ekstrem.

“Selain cuaca ekstrem, juga diakibatkan oleh rendahnya kepedulian serta perhatian pemerintah dan masyarakat terhadap lingkungan masing-masing,” ungkapnya.

Bupati Fauzi juga mengatakan bahwa bencana banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah daerah disebabkan oleh habisnya pohon sebagai penyangga utama kelestarian lingkungan.

“Kalau pohon ditebang dan habis, maka tidak akan lama lagi daerah tersebut akan terjadi bencana. Apalagi, curah hujannya tinggi dan lama. Potensi bencananya sangat tinggi,” imbuhnya.

Suami dari Nia Kurnia itu menegaskan bahwa pihaknya akan mendukung dan bersinergi dengan semua pihak yang beriktikad baik untuk merawat lingkungan.

“Kami mengapresiasi jika PWI mau berkolaborasi dengan Pemkab untuk menanam pohon di lokasi bekas tambang galian C. Nanti Pemkab yang akan menyuplai bibit pohon dan tanamannya, teknisnya bisa diatur oleh PWI,” jelasnya.

Ketua DPC PDIP Sumenep itu juga menuturkan bahwa dirinya juga akan menggerakkan seluruh kader partai berlambang banteng moncong putih itu untuk ikut andil merawat lingkungan.

“Upaya merawat lingkungan itu selaras dengan misi pimpinan kami di pusat. Kami berkomitmen untuk bersinergi dengan semua pihak agar usaha merawat lingkungan ini efektif dan efisien,” terangnya.

Bupati Fauzi mengimbau seluruh masyarakat Sumenep untuk ikut andil melestarikan dan merawat lingkungan.

“Kami juga berharap kesadaran masyarakat semakin tinggi untuk merawat alam dan lingkungan untuk mencegah potensi bencana sedini mungkin,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Sumenep Faisal Warid menuturkan bahwa pihaknya akan selalu bergandengan tangan dengan Pemkab setempat untuk merawat lingkungan.

“Bulan Juni 2026, insyaallah, kami akan melaksanakan reboisasi di bekas tambang galian C untuk memulihkan fungsi ekologis hutan. Kegiatan ini, rencananya, akan kami gelar bersama Forkopimda sebagai bentuk sinergitas dengan pemerintah,” katanya.

Untuk diketahui, Halaqah Pers dan Lingkungan merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan HUT ke-80 PWI yang diselenggarakan oleh PWI Sumenep.

Beberapa rangkaian kegiatan yang telah digelar PWI Sumenep yakni Launching Akademi Jurnalistik dan Launching Klinik Hukum Pers.(*)

Pos terkait