Mahasisw UIN KHAS Berhasil Meraih Juara I Qiraat Murottal Sab’ah Kategori Remaja Putri

AREANEWS.ID, JEMBER – Queen Fahriza Putri mulai merasakan manisnya proses pembelajaran yang selama ini ditekuni. Buktinya, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) angkatan 2026 Fakultas Dakwah UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jawa Timur berhasil meraih juara I Qiraat Murottal Sab’ah kategori remaja putri dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

Acara yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember tersebut terasa semakin istimewa. Pasalnya, lomba tersebut merupakan pengalaman pertama Queen mengikuti cabang Qiraat Murottal Sab’ah.

Bacaan Lainnya

Meskipun dunia Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) bukanlah sesuatu yang asing baginya. Sejak wanita yang karib disapa Queen telah menekuni MTQ dan lebih banyak berkecimpung dalam cabang Syarhil Qur’an. Namun batasan usia pada cabang yang sebelumnya ia tekuni membuat Queen harus menentukan pilihan: berhenti atau mencoba jalan baru.

Ia memilih yang kedua. Queen memberanikan diri keluar dari zona nyaman dan belajar Qiraat Murottal Sab’ah. Keputusan tersebut berarti ia harus memulai proses baru dengan tingkat kesulitan yang berbeda.

“Setiap imam memiliki dua riwayat yang berbeda. Jadi, ada enam riwayat yang harus dipelajari dan dipersiapkan. Karena itu, perlu waktu jauh-jauh hari supaya benar-benar menguasainya,” katanya pada Selasa 27 Oktober 2026.

Queen dimulai menyiapkan diri sekitar lima bulan sebelum perlombaan. Queen belajar secara rutin bersama pembina kafilah MTQ Kabupaten Jember. Latihan biasanya berlangsung pada Sabtu dan Minggu, kemudian semakin intensif ketika hari perlombaan semakin dekat.

Latihan bersama pembimbing bukan satu-satunya ikhtiar yang ia lakukan. Di rumah, Queen kembali membuka dan mengulang materi yang sudah dipelajari. Selepas salat menjadi salah satu waktu yang biasa digunakannya untuk mengulang bacaan. Orang tuanya turut mengikuti perkembangan proses belajar tersebut.

Pengulangan demi pengulangan menjadi cara Queen memperkuat ingatan sekaligus membedakan masing-masing riwayat yang harus dikuasainya.

Proses itu menjadi semakin berat ketika memasuki bulan terakhir persiapan. Pada saat yang sama, Queen mulai menjalani kehidupan sebagai mahasiswa baru UIN KHAS Jember.

Rutinitasnya bertambah. Ada perkuliahan, tugas kampus, latihan untuk perlombaan, dan tanggung jawab mendampingi adik-adik yang mempersiapkan diri mengikuti lomba Syarhil Qur’an.

“Motivasi saya ingin terus berlanjut di dunia MTQ dan mengamalkan ilmu yang sudah saya dapatkan. Saya juga ingin menambah pengalaman dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi dari proses belajar selama ini,” tukasnya.

Penulis: Tika

Editor: Qatrunnada

Pos terkait