AREANEWS.ID, SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur melalui Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) melakukan Sosialisasi Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) dan Pembinaan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) pada Selasa 4 Agustus 2026.
Acara tersebut merupakan mandatori dari keputusan bersama empat menteri, agar pemerintah daerah melakukan pembinaan dan sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan masyarakat di lingkungan sekolah.
Untuk itu, Bagian Kesra Pemkab Sumenep menggandeng sejumlah instansi, di antaranya Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kementerian Agama.
“Pelaksanaannya lima hari. Karena selain sosialisasi dan pembinaan, juga ada telusur lapangan atau studi tiru,” kata Kepala Bagian Kesra Pemkab Sumenep, Abd Said.
Lebih lanjut dia menjelaskan, selama ini UKS cenderung dianggap tidak penting untuk diterapkan di sekolah. Padahal, siswa yang sukses secara prestasi, apabila anak didiknya bisa menerapkan pola hidup sehat. Mengingat kesehatan merupakan kunci pokok untuk mencetak siswa-siswi yang berprestasi.
“Kalau siswa sehat, maka akan tercetak siswa yang berprestasi. Bagaimana caranya? Kita harus melaksanakan UKS, dengan cara mengajarkan pendidikan kesehatan kepada anak didik,” ujarnya.
Selain itu, juga ada pelayanan kesehatan. Sekolah tidak hanya memberikan pelajaran sesuai kurikulum. Tetapi juga perlu memberikan pelayanan prima kepada siswa. Salah satunya, menyediakan kantin yang sehat. Dan juga fasilitas-fasilitas untuk mendukung kesehatan siswa di lingkungan sekolah.
“Termasuk sekolah itu mampu menciptakan lingkungan yang sehat. Melalui penghijauan dan pemanfaatan sampah dengan baik di lingkungan sekolah,” tukasnya.
Penulis: Hokiyanto
Editor: R. Hidayat






