Prof. Hepni Berpulang, Rektor Dikenal Sederhana dan Tak Menjaga Jarak dengan Mahasiswa

Rektor UIN KHAS Jember saat doa bersama untuk bangsa. Foto: Humas UIN/AreaNews.id

AREANEWS.ID, JEMBER – Keluarga besar Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Jawa Timur berduka atas wafatnya Prof. Dr. H. Hepni, S.Ag., M.M., CPEM., pada Jumat 19 Juni 2026) Pukul 00.30 WIB.

Pria yang lahir pada 03 Februari 1969 itu tutup usia pada usia 57 tahun, meninggalkan jejak pengabdian panjang bagi kemajuan pendidikan tinggi keagamaan Islam dan duka mendalam bagi sivitas akademika, alumni, serta masyarakat luas.

Bacaan Lainnya

Kabar wafatnya Rektor UIN KHAS Jember sangat mengijutkan publik. Di bawah kepemimpinannya, kampus terus memperkuat kualitas akademik, tata kelola kelembagaan, serta memperluas peran perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan masyarakat. Berbagai ikhtiar tersebut menjadi bagian dari komitmen beliau dalam mewujudkan kampus yang unggul, moderat, dan berdaya saing.

Almarhum dikenal sebagai sosok yang sederhana, dekat dengan mahasiswa, dan memiliki perhatian besar terhadap pengembangan sumber daya manusia. Dedikasi yang ditunjukkan selama menjalankan amanah sebagai Rektor UIN KHAS Jember menjadikan beliau tidak hanya dihormati sebagai pemimpin, tetapi juga sebagai guru dan teladan bagi banyak orang.

“Kami kehilangan seorang ayah, guru, sekaligus pemimpin yang senantiasa mengajarkan keteladanan dalam pengabdian. Beliau tidak hanya membangun kampus, tetapi juga membangun optimisme dan semangat bagi seluruh sivitas akademika,” kata salah seorang dosen UIN KHAS Jember, Qonita.

Kepergian Prof. Hepni juga meninggalkan kesan mendalam bagi mahasiswa. Menurut mereka, almarhum merupakan sosok yang terbuka dan selalu memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang.

“Beliau selalu memberikan semangat kepada mahasiswa agar berani bermimpi dan terus berprestasi. Kami merasa kehilangan figur yang begitu peduli terhadap kemajuan mahasiswa,” terang salah seorang mahasiswa UIN KHAS Jember, Rifqi.

Penulis: Tika

Editor: Hokiyanto

Pos terkait