AREANEWS.ID, JEMBER – UIN KHAS Jember, Jawa Timur meluncurkan aplikasi Sistem Perencanaan, Penganggaran, dan Kinerja (SIPRIMA) pada Kamis 18 Juni 2028.
Peluncuran SIPRIMA guna tingkatkan tata kelola dan akuntabilitas anggaran. Secara resmi peluncuran SIPRIMA bertepatan dengan agenda Review dan Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKAKL) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Luminor Jember selama dua hari.
Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Berkualitas melalui Produktivitas, Investasi, dan Industri”, kegiatan ini dihadiri Rektor UIN KHAS Jember, jajaran Wakil Rektor I, II, dan III, serta Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK). Agenda ini melibatkan kurang lebih 60 peserta yang terdiri dari perwakilan fakultas, lembaga, unit, dan tim kerja di lingkungan UIN KHAS Jember. Fokus utama dalam forum ini tidak sekadar mereviu usulan anggaran tahun 2027, melainkan menandai transisi sistem kerja dari metode pengumpulan data manual menuju sistem terpadu berbasis digital.
Kehadiran aplikasi SIPRIMA menjadi solusi atas berbagai tantangan administratif yang selama ini terjadi, seperti penyusunan RKAKL yang tersebar di banyak berkas spreadsheet terpisah, sulitnya pemantauan usulan unit secara langsung, hingga proses reviu pimpinan yang sebelumnya memakan waktu. Melalui SIPRIMA, seluruh siklus perencanaan, penjadwalan dana, pembuatan perjanjian kinerja, hingga evaluasi pimpinan kini disatukan dalam satu ekosistem digital berbasis laman web dan aplikasi mobile (Android). Inovasi ini secara nyata mendorong transformasi kelembagaan menuju tata kelola keuangan yang jauh lebih presisi dan modern.
“Peluncuran SIPRIMA bukan sekadar pembaruan platform teknologi,: melainkan lompatan strategis dalam memastikan setiap rupiah anggaran institusi terkelola secara efektif, berdampak, dan terhubung langsung dengan target kinerja prioritas,” kata Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Hepni.
Sejalan dengan pernyataan tersebut, keberadaan aplikasi SIPRIMA dirancang secara khusus untuk memperkuat keselarasan antara alokasi anggaran dan 10 Program Prioritas Rektor atau yang dikenal dengan Dasacita. Sistem ini memungkinkan pimpinan universitas untuk melihat dan mengukur besaran dukungan anggaran nyata pada setiap poin kebijakan prioritas. Selain itu, integrasi akses tunggal yang terhubung dengan Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER) menjamin kemudahan login bagi pegawai, sekaligus meningkatkan sinergi dan kolaborasi antar unit kerja dalam menyusun dokumen kerja tanpa hambatan administratif.
“Dengan lebih dari 18 modul fitur yang terintegrasi, proses rekapitulasi pagu, pemantauan Rencana Penarikan Dana (RPD), hingga jejak audit perubahan anggaran dapat dilakukan secara instan dan komprehensif. Ini merupakan mitigasi risiko sekaligus instrumen kontrol penuh terhadap ritme serapan anggaran kampus,” jelas Kepala Biro AUPK UIN KHAS Jember dalam sesi pemaparan teknis.
Elaborasi dari penjelasan teknis tersebut menegaskan bahwa aplikasi SIPRIMA telah disesuaikan seratus persen dengan regulasi Standar Biaya Masukan (SBM) dan Standar Biaya Keluaran (SBK) nasional maupun institusi. Melalui fitur mobile pimpinan, para pengambil kebijakan kini dapat memantau usulan, memberikan catatan per rincian output, serta menyetujui atau mengembalikan ajuan dari mana saja secara seketika. Fitur pelacakan riwayat revisi (audit trail), penguncian data otomatis pasca-pengajuan, dan keamanan jaringan yang ketat turut diimplementasikan guna menjaga keabsahan dokumen. Instrumen canggih ini secara penuh mendukung terciptanya budaya kerja yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas di semua level satuan kerja.
Penulis: Tika
Editor: Hokiyanto






