Masyarakat Rasakan Manfaat dari Industri Rokok Lokal

AREANEWS.ID, SUMENEP – Industri rokok lokal di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur berperan dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Seiring meningkatnya produksi dan permintaan pasar, pabrik rokok skala kecil hingga menengah terus menyerap tenaga kerja, terutama dari kalangan perempuan yang bekerja sebagai pelinting rokok.

Bacaan Lainnya

Ahmad Fuadi, pemuda asal Kecamatan Ganding, mengungkapkan bahwa industri rokok di daerahnya telah membuka ratusan lapangan pekerjaan.

“Dengan adanya industri ini, banyak keluarga yang kini memiliki penghasilan tetap,” katanya pada Selasa, 18 Februari 2025.

Selain berdampak pada ekonomi rumah tangga, industri rokok lokal juga memberikan manfaat bagi warga lanjut usia. Sa’odah (75), warga Dusun Somber, Desa Gadu Barat, mengaku menerima bantuan kebutuhan pokok setiap bulan dari pihak industri rokok.

“Tiap bulan dapat bantuan beras, minyak goreng, gula, dan mi instan,” katanya dengan nada senang.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid, mencatat peningkatan luas lahan tembakau hingga hampir 16 ribu hektare pada 2024, naik dari 14 ribu hektare tahun sebelumnya.

“Pertumbuhan ini didorong oleh tingginya permintaan industri rokok lokal, sehingga petani semakin antusias menanam tembakau,” katanya.

Diketahui, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menaikkan Titik Impas Harga Tembakau (TIHT) melalui Surat Keputusan Bupati Nomor 188/252/Kep/435.013/2024.

Penulis: R. Hidayat
Editor: Qatrunnada

Pos terkait