Komisi I DPRD Sumenep Desak Pemkab Lakukan Riset Penyebab Banjir

AREANEWS.ID, SUMENEP – Anggota Komisi I DPRD Sumenep, Jawa Timur, Hairul Anwar mendesak pemerintah melakukan riset guna mengetahui penyebab banjir parah yang terjadi dua pekan lalu.

Hairul menjelaskan, riset tentang banjir bisa dilakukan dengan mengoptimalkan peran Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA). BRIDA dianggap mampu mencari solusi penyebab banjir dengan diawali dengan riset. Sebab, BRIDA sebagai lembaga strategis guna mengurai benang kusut persoalan banjir.

Bacaan Lainnya

“OPD ini (BRIDA) cukup strategis untuk melakukan riset mendalam, kemudian hasil risetnya untuk masukan ke Bupati,” kata Hairul Anwar pada Rabu, 21 Mei 2025.

Pria yang juga dikenal pengusaha muda tersebut menilai, Pemkab sudah seharusnya punya ‘road map’ penanganan banjir, agar banjir tidak semakin meluas di Sumenep.

“Silahkan lakukan penelitian yang komprehensif terkait banjir di Sumenep, agar bisa antisipasi sejak dini. Supaya banjir segera bisa ditangani dengan baik” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sumenep, Ach. Fauzi Wongsojudo mengaku mendukung penuh usulan itu, dan akan membicarakan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Di Brida ada Pak Kahir Plt Kadisnya. Tapi tidak hanya Brida kalau soal riset itu. Nanti kita akan koordinasi juga dengan berbagai pihak terkait,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pada Selasa 13Mei 2025, sejumlah wilayah di Sumenep terendam banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Kebunagung. Air pun meluap hingga ke Desa Patean Kecamatan Batuan, dan Desa Muangan Kecamatan Saronggi.

Bahkan, jalur utama Sumenep – Pamekasan di Nambakor Saronggi pun sempat ditutup dan dialihkan ke Kecamatan Lenteng, mengingat ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa dan baru surut dua hari kemudian.

Penulis: R. Hidayat

Editor: Hokiyanto

Pos terkait